Jl. Kaca Piring No. 38 Gebang - Jember - Jawa Timur

Ini Dia Penyebab Gambar Bisa Pecah

artikel qdesignkreatif kenapa gambar bisa pecah

Apa yang dimaksud dengan istilah gambar pecah?

Gambar Pecah adalah kondisi dimana gambar terlihat buram, pixelated (kotak-kotak) dan tidak tajam, baik pada layar digital maupun hasil cetak/print (nyata).

Apa penyebabnya?

Gampangnya, penyebab gambar bisa beneran pecah atau sekedar terlihat pecah bisa dari faktor file maupun device. Tapi dari kedua faktor tersebut masih dipengaruhi oleh beberapa penyebab lagi yang kurang lebih hampir sama.

Resolusi Dimensi

Pada format digital atau file, gambar berformat bitmap tersusun dari kotak-kotak (pixel) warna hingga membentuk suatu gambar. Semakin banyak pixel, maka ukuran gambar akan semakin besar atau detail. Inilah yang dinamakan resolusi dimensi. Namun makna detail, bukan berarti gambar tersebut tidak pecah. Tergantung dari seberapa besar ukuran gambar tersebut akan ditampilkan atau dicetak. Ini berkaitan dengan resolusi kepadatan atau kerapatannya.

Resolusi Kepadatan / Kerapatan

Definisinya hampir sama dengan resolusi dimensi, bedanya ini yang mengatur berapa jumlah pixel pada tiap inch. Umumnya PPI untuk “digital” atau DPI untuk “printing”.

Biar mudah dipahami, analogi gampangnya gini. Ruangan A terpasang lebih banyak lampu dari pada ruangan B. Maka, ketika lampu dinyalakan, ruangan A akan menyala dengan warna lebih bervariatif (inilah detail) dan pijaran cahaya lebih terang akan menyinari ruangan lebih lebar (ini kemampuan gambar untuk di tampilkan atau cetak melebihi ukuran aslinya agar tidak pecah).

Output tidak sesuai PPI dan DPI file

Pengaturan atau spesifikasi pada screen device (layar HP, Monitor, TV, Videotron) juga harus mampu menampilkan sesuai dengan resolusi file.

Hal ini berlaku juga dengan pengaturan printer atau mesin yang digunakan untuk mencetak file gambar.

Maka dari itu, walupun file gambar sudah memiliki resolusi tinggi. Tetap akan terlihat pecah jika spesifikasi atau settingan output tidak sesuai.

Scaling Berlebihan

Memang tidak ada aturan untuk menampilkan atau mencetak suatu file gambar sebesar apapun. Terkadang memang sengaja dilakukan dengan tujuan untuk meringankan performa device, menghemat size atau memang terpaksa karena tidak ada file lain. Boleh-boleh aja, dan sangat bisa dilakukan oleh siapapun.

Tapi jika gambar (bitmap) dipaksa scaling, misal ukuran original hanya 1 m² kemudian dipaksa untuk ditampilkan atau dicetak dengan ukuran 2 m² maka gambar pasti akan pecah juga (tergantung dari parameter setiap orang).

Kompresi File

File yang awalnya HD dan detail bisa turun kualitasnya jika file tersebut terkompresi. Dengan tujuan untuk memperkecil ukuran file atau dimensinya. Proses kompresi ini dapat terjadi secara otomatis maupun manual (sesuai keinginan).

Proses Kompresi Otomatis :
Mengupload atau mengirim gambar ke website / aplikasi sosial media dan chat.

Proses Kompresi Manual:
Menurunkan ukuran atau kualitas gambar saat akan mengexport atau menyimpan file pada aplikasi desain. Atau menggunakan website image compressor.

Kesimpulan

Gambar pecah terjadi karena ketidak sesuaian antara resolusi, kepadatan pixel dan kebutuhan output. Faktor seperti dimensi gambar, PPI/DPI, scaling berlebihan, serta kompresi file sangat berpengaruh terhadap kualitas akhir gambar.

Dengan memahami dasar-dasar ini, kamu bisa menghindari kesalahan umum dan memastikan gambar tetap tajam, baik untuk kebutuhan digital maupun cetak.

Mencetak gambar yang berkualitas
tidak semudah pencet tombol
CTRL + P aja.

Dari File, Designer dan Operator Cetak
juga memiliki peran penting.

Disinilah kami memastikan
setiap hasil cetak tampil
tajam, detail dan profesional.

Share konten ini ke :
Silahkan chat admin sesuai kategori produk!
Indoor, Outdoor, Textile Printing, Cetak A3+, Banner, Bendera, Brosur, Foto, ID Card, Kalender, Kartu Nama, Sticker, Undangan dll.

Sublimation Printing, Laser Acrylic, Jersey, Keychain, Ucapan, Lanyard, Mug, Merchandise, Souvenir dll.

DTF, DTF UV, Kaos Sablon